Arsip untuk November, 2007

Ketika Cinta Bertasbih [Episode 1 & 2]

Posted in Wawasan on November 23, 2007 by chaniago

KCB

Masih dari penulis novel Ayat-Ayat Cinta, Habiburrahman El-Shirazy, kali ini ia menghadirkan novel dwilogi berjudul “Ketika Cinta Bertasbih Episode 1” dan “Ketika Cinta Bertasbih Episode 2”…

Berbeda dengan ayat-ayat cinta yang menghadirkan tokoh Fahri yang begitu sempurna, disini Kang Abik menampilkan tokoh yang berbeda, tokoh yang baru bisa menyelesaikan S1-nya selama 9 tahun dan harus menjual tempe dan bakso di Mesir demi memenuhi tanggung jawabnya sebagai tulang punggung bagi ibu dan 3 orang adiknya setelah ayahnya meninggal…

Takdir memang tidak selamanya sesuai dengan keinginan manusia, Azzam harus mengubur impiannya untuk bisa menjadi lulusan tercepat dengan predikat jayyid jiddan atau cumlaude, setelah ayahnya meninggal hari-harinya lebih banyak dihabiskan dengan bekerja dan mengumpulkan uang demi ibu dan tiga orang adiknya, dan dengan kegiatan itulah dia bisa berkenalan dengan kalangan kedutaan besar Indonesia di Mesir, ia dikenal bukan karena kepintarannya, akan tetapi karena tempe, bakso dan keahlian memasak yang dimilikinya… Tak jarang hampir semua ibu2 di kedutaan kenal baik dengannya, setiap ada acara di kedutaan, dialah yang ditunjuk untuk menyaipkan makanannya, tentunya makanan khas Indonesia…

Sosok Azzam dalam novel ini lebih terlihat memiliki prinsip yang tinggi, ulet, inovatif dan berbicara apa adanya, tak heran jika teman2 yang tinggal satu flat dengannya menjadikannya sosok yang patut dicontoh dan disegani, dan tak jarang pula yang ingin mengikuti jejaknya untuk bekerja sambil kuliah, tapi Azzam tidak mengijikannya karena tujuan awal mereka datang ke Mesir bukanlah untuk bekerja melainkan adalah belajar untuk mengabdi di tanah air…

Masalah cinta pun tak luput dari novel ini, kalau yang di buku episode 1 lebih banyak mengekplorasi tentang cinta Fadhil, teman satu flat Azzam, dan Tiara yang baru terungkap setelah Tiara menerima lamaran orang lain… di buku episode 2 lebih mengeksporasi cinta Azzam sendiri… bagaimana dia harus kecewa karena wanita yang diidamkannya menikah dengan sahabatnya sendiri, bagaimana lamarannya ditolak hanya karena masalah kepercayaan bahwa anak pertama dari sebuah keluarga tidak boleh menikah dengan anak ketiga di keluarga lain, bagaimana pertunangannya batal karena tunangannya dipaksa menikah oleh orang tuanya dengan orang lain, hingga bagiamana ia pasrah dan menyerahkan sepenuhnya kepada pilihan kiai atau gurunya. Walaupun akhirnya yang dinikahinya adalah seorang janda, tetapi orang tersebut adalah wanita yang selama ini diidamkannya…

Beberapa pelajaran yang bisa kita ambil dari cerita ini adalah :

  • Hidup memang mengharuskan kita untuk selalu berjuang, berkorban dan ber-inovasi, berjuang karena hidup itu tidaklah mudah, berkorban karena takdir tidaklah selamanya seperti yang kita harapkan, ber-inovasi karena kehidupan akan selalu menuntut perubahan…
  • Sebaik apapun pekerjaan kita, selancar apapun usaha kita, jangan lupa untuk selalu menyeimbangkan antara dunia dengan akhirat, kalau dalam novel ini Azzam hanya tinggal mengabdikan ilmunya, kita yang masih awam harus lebih banyak belajar dan belajar…
  • Cinta memang kadang sulit mengelolanya, akan tetapi cinta seharusnya bukan membawa kepada kehinaan melainkan kepada kemuliaan, yaitu kemuliaan menuju Ridho-Nya
  • Dari Cerita Azzam tentang anak singa yang di besarkan kambing, yang tumbuh dengan mental kambing tanpa menyadari bahwa sesungguhnya dia adalah seekor Raja Hutan, bisa kita ambil pelajaran bahwa itulah yang kebanyakan terjadi pada kita, setelah sekian lama kita hidup, kita seringkali tidak mengetahui jati diri dan potensi terbaik yang kita miliki… dan tak jarang kita menjalani hidup apa adanya, biasa2 saja dan ala kadarnya…

Cerita dalam novel ini bukanlah cerita yang akan membuat kita menangis sedih, melainkan akan membawa kekuatan untuk terus menjaga keikhlasan dalam berjuang dan berkorban… dan tidak salah jika dikatakan sebagai novel dwilogi pembangun jiwa…

Two thumbs up… deh

Weekend yang sedikit berbeda…

Posted in Personal on November 20, 2007 by chaniago

Weekend kemaren sedikit berbeda dari yang weekend lalu-lalu, Alhamdulillah hari jum’at 2 minggu yang lalu, tepatnya sewaktu menjalankan sholat jum’at saya dipertemukan kembali dengan seorang senior yang dulu menjadi mentor saya di kampus, kebetulan beliau bekerja diperusahaan yang sama dengan saya, tetapi beda kantor…, seminggu kemudian saya diajak kembali untuk bergabung dengan beberapa teman yang lain untuk bersilaturrahmi sekalian melanjutkan mentoring yang sempat terputus…

Tepatnya hari Sabtu kemaren, bertempat di kontrakan beliau di dekat taman makam pahlawan kalibata Jakarta, saya diminta datang jam 16.00 WIB, tetapi mungkin karena saya terlalu bersemangat *mode rajin on*, saya yang datang paling duluan… Alhamdulillah sepulang dari sana saya merasa lebih lega karena sempat menceritakan uneg2 yang belakangan ini sedikit mengganggu pekerjaan saya, walaupun belum bisa memutuskan dengan baik, tetapi pertimbangan2 yang disarankan cukup untuk membuat pikiran saya lebih tenang…

Hari minggu paginya saya putuskan untuk lari pagi ke senayan, berhubung teman2 kantor yang katanya mau lari pagi bareng tidak ada kabarnya, saya putuskan untuk lari pagi sendirian, sekalian lihat2 jakarta *maklum termasuk orang baru di jakarta*…

Sebenarnya saya tidak tahu persis dimana senayan berada, saya hanya mengikuti petunjuk Niko teman kantor saya yang bilang kalo pada hari minggu sepanjang jalan sudirman ditutup pagi hari, karena dikhususkan untuk warga ibukota yang ingin berolahraga, saya tinggal mengikuti kemana orang2 itu pergi, biasanya mereka akan menuju ke senayan…

Tidak begitu lama, saya sampai juga di senayan, dan subhanallah… begitu banyak orang yang berolahraga disana, ada yang senam, ada yang main tennis, ada yang sibuk karena ternyata hari itu ada acara Mandiri Family Day yang diadakan oleh Bank Mandiri, dimana akan menghadirkan artis2 ibu kota, seperti Krisdayanti, Ruth Sahanaya, Titi Dj, dll… tetapi yang lebih banyak adalah yang lari pagi seperti saya…

Yang begitu membuat saya takjub akan kemahakuasaan sang pencipta Allah SWT adalah dari sekian ribu orang yang berpapasan dengan saya tak satupun yang memiliki wajah yang sama walaupun itu kembar sekalipun… sungguh penciptaan yang maha sempurna, yang mungkin tidak semua orang menyadari akan hal itu…

Setelah berlari satu keliling *hehehe… cuma sekeliling… soalnya dari kosan ke senayan juga lumayan jauh… jadinya udah capek duluan…* saya putuskan untuk ikut bergabung di acara senam, karena lumayan bersemangat saya mengambil posisi paling depan, dekat instrukturnya, setelah mengikuti beberapa lama, saya merasa ada yang sedikit aneh… mula2 dari gerakannya, ada beberapa istilah yang menurut saya sedikit lucu, ada gerakan menyambut rembulan, melawan ombak, dll… dan nggak heran kalo sambil menirukan gerakan dari instruktur yang didepan saya, saya tertawa geli sendirian… lama kelamaan saya semakin merasa aneh… saya mulai melihat peserta yang ada disamping saya, keduanya adalah bapak2 yang begitu antusias mengikuti gerakan sang instruktur, kemudian saya memperhatikan sekeliling saya… dan alangkah terkejutnya saya… ternyata hampir seluruh peserta adalah mereka yang telah lanjut usia… hehehe ternyata saya ikut senam para lansia… Perlahan-lahan saya mundur dari barisan paling depan, kemudian langsung keluar dari barisan peserta senam tersebut, mungkin tidak saya saja yang merasa aneh… semua orang disanapun mungkin merasa aneh melihat saya, sudah paling muda sendiri, ketawa2 sendiri lagi…

Setelah istirahat sedikit dan membeli ketupat sayur disekitar sana, saya putuskan untuk kembali pulang, menjelang pulang pandangan saya tertuju pada sebuah gedung yang bertuliskan “JAKARTA CONVENSION CENTER”, saya teringat akan sebuah email dari teman kantor tentang acara Pameran Buku dan Pameran Komputer yang berlangsung ditempat itu mulai dari tanggal 14 -18 Nov 2007, dan ternyata hari itu adalah hari terakhir… saya putuskan akan kembali lagi ke tempat tersebut…

Setelah pulang dan tertidur beberapa jam, siang harinya saya kembali lagi ke senayan, setelah berkeliling2 di tempat pameran buku, akhirnya saya membeli 3 buah buku yang salah satunya adalah sebuah Novel berjudul “Ketika Cinta Bertasbih Episode 2”… Insya4JJI jika ada kesempatan saya akan bercerita tentang Novel yang satu ini…