RSS

Arsip Bulanan: Juli 2010

“the best goal is no goal”

Yup… this is one of the best read at the end of this month… “the best goal is no goal”… Must Read!!!

Always remember: the journey is all. The destination is beside the point.

 
Leave a comment

Posted by pada Juli 29, 2010 in Wawasan

 

Kaitkata:

Salah Satu Dampak Pemberitaan Pergeseran Arah Kiblat

Dalam liputan6 petang SCTV edisi minggu 18 juli 2010 kemaren, ada pambahasan tentang pergeseran arah kiblat beberapa derajat ke arah barat…Naaah dalam tayangan itu diliput penampakan beberapa masjid seperti masjid istiqlal dan salah satunya masjid baitul mugni yang berada tidak jauh dari kos-kosan saya…

Pagi ini, ada pemandangan yang sedikit berbeda waktu melaksanakan sholat subuh berjamaah di masjid baitul mughni… tak tampak ada perubahan arah kiblat di masjid ini, imam-pun masih menghadap ke arah yang biasanya… tetapi pemandangan berbeda terlihat pada salah seorang makmum yang kebetulan persis berada didepan saya… beliau miring sekitar 15-20 derajat ke arah barat… terus terang bagi saya yang kebetulan berada diposisi persis dibelakang beliau, ini sedikit mengganggu saya… karena makmum yang lain menghadap kearah sesuai imam menghadap, hanya beliau sendiri yang miring-miring ke arah barat… saya beranggapan, bahwa beliau juga menonton tayangan liputan6 petang SCTV edisi minggu 18 juli 2010 kemaren…

Naaah kalau kejadiannya seperti ini, siapakah yang salah ?? MUI-kah ?? yang selaku pihak yang mengeluarkan fatwa pergeseran arah kiblat, tetapi kurang sosialisasi ke masjid2 ?? imam masjid kah ?? atau hanya makmum yang tidak mengikuti arah imam menghadap ?? atau malah pengurus masjid yang tidak mengikuti himbauan MUI ?? atau jangan2 pihak liputan6 petang SCTV yang dengan pemberitaannya menimbulkan kerancuan ??

 
Leave a comment

Posted by pada Juli 20, 2010 in Wawasan

 

Kaitkata: , ,

Ipung #1, Ipung #2, Elegi Surtini dan Ayunda

Salah satu bacaan yang saya tunggu-tunggu kelanjutannya adalah Serial Ipung, sejak pertama kali saya membaca serial Ipung #1, karakter tokoh ipung yang dibuat oleh seorang public speaker, motivator, wartawan, kartunis dan budayawan PRIE GS ini berbeda dengan kebanyakan anak sekolahan sekarang, sosok anak muda dari kampung yang teramat sederhana, pintar, santun dan memiliki izzah atau harga diri yang tinggi…

Banyak pelajaran luar biasa yang bisa saya peroleh dari tokoh ipung ini, bagaimana seni bernegosiasi, berfikir cerdas dan penuh kejutan… yang jujur saya akui, saya sendiri belum bisa berfikir dengan penuh pertimbangan seperti itu… walaupun kadang terasa naif karena semua itu saya peroleh dari seorang anak sekolahan… banyak kata-kata motivasi yang diperoleh dari serial ipung ini… bahkan sebelum muncul edisi revisi-nya ada beberapa kata motivasi yang sangat menarik yang sudah  tidak ditemukan di edisi revisinya (diambil dari pujian untuk Pris GS dan ipung dari “Umat” halaman 16 Ipung #2)

“Hidup bukanlah rangkaian kemustahilan”, “Masih banyak masalah yang lebih rumit daripada sekedar Wanita”,  “Tak semua cabang hidup harus kita menangkan”,  “Hidup ini keras maka gebuglah”

Kejutan demi kejutan keluar dari setiap kisah di serial ipung ini, di paragraf akhir serial ketiga ipung yang berjudul “Elegi Surtini dan Ayunda” ada yang membuat saya kaget dan tertawa…

“Aku tidak pernah ingin jadi pacarmu”, “Karena menurut guru agama dikampungku, pacaran itu haram hukumnya. Itulah sebabnya tadi aku katakan pada ibuku, engkau adalah calon menantunya. Aku tak mau engkau jadi pacarku. Tapi aku ingin kau jadi istriku. Jauh-jauh kau datang dari semarang ke kepatihan ini, sepagi ini, untuk apa kalau sekedar hanya menjadi pacar ? Menempatkanmu sebagai calon istriku adalah penghormatan setimpal atas pegorbananmu datang kesini. Aku melamarmu disini. Jika kau terima aku lanjutkan lamaranku ke orangtuamu. Jika tidak kau terima, cukuplah kau jadi temanku…”

wakakaka… gelo pisan…!!!

 
6 Comments

Posted by pada Juli 8, 2010 in Wawasan

 

Kaitkata: , ,

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.