Bulan: April 2010

Tak Selamanya Komunikasi dengan Vendor itu hanya seputar problem problem dan problem…

Hari Rabu kemaren, tiba2 saja salah seorang vendor billing di kantor bertandang ke cubicle saya… saya lihat kalender, belum saatnya billing, liat2 email juga nggak ada problem yang serius…ย  masih agak bingung, akhirnya saya memulai pembicaraan…

saya : “Hi maaan, what’s wrong ?? any problem in billing ??”

vendor : “No… there are no problem in billing right now… i just wanna talk to you… i wanna buy some furniture… can u tell me where i can find the furniture with the best price ??”

saya : “Hmmm… *Lumayan lama berfikir*… i think u can find it at ITC ambasador…”

vendor : “Yaaa… i have go there, but the price is so expensive…”

saya : “wait a minute… i think in this week there are some Furniture Exhibition at Jakarta Convention Center… in that event you can find all variety of indonesian furniture… trust me it’s all the best furniture from Indonesia…*promosi lagi saya…*”

vendor : “Yaa, i know and i already go there… but all of them have a high cost… i want u recommended me the place with the low cost…”

saya : “i don’t know exactly, but if go to some place or in the way you go home, some time you can see a meubel store… i think the furniture at meubel store more cheaper than at ITC ambasador…, but i don’t see a meubel store near from this place… i’ll tell u soon if got an information about a meubel store”

vendor : “OK thank u for the information…”

Biasanya saya dan kawan2 jika berkomunikasi dengan vendor seringkali hanya seputaran problem problem dan problem… Saya jadi sadar, kadang komunikasi lain pun juga diperlukan untuk membangun relasi yang lebih baik…

Iklan

Siapa Bilang Mencari Nafkah dimulai dari Jam 8 Pagi ??

Sudah dari dulu, sejak pertama kali menempati kosan di daerah megakuningan ini saya ingin bercerita tentang kehidupan yang sudah dimulai sejak sebelum subuh… hari ini sewaktu menuju dan sepulang sholat subuh dari masjid, kebetulan saya membawa handphone, dan muncul lah niatan untuk mengabadikan beberapa kegiatan mencari nafkah yang sudah dimulai sebelum subuh

1. Warung Makan Tengah malam…

Warung makan yang satu ini sangat unik, bertempat di pertigaan jl perintis dan jl guru mughni… baru buka sekitar jam 1 malam dan tutup setelah subuh, dan tahukah kalian bahwa tempat makan seperti ini, sangat rame di malam hari, tak jarang rombongan yang makan disini adalah rombongan anak2 muda menggunakan mobil2 bagus… tak jarang sewaktu saya pulang tengah malam dari kantor jika kebagian shift malam, saya menemukan mobil2 bagus parkir disekitar warung ini seperti alphard, honda jazz, innova, dll… bahkan mobil patroli polisi pun juga sering nongkrong disini…

Dan lihat saja, sampai setelah subuhpun masih banyak yang makan di warung ini…

2. Penjual Sayuran

Sudah tidak heran lagi jika biasanya di pasar-pasar tradisional, jika mau memperolah sayuran segar maka datang lah di tengah malam menuju pagi, karena pada saat-saat itu sayuran berlimpah jumlahnya di pasar… begitu juga dengan warung sayuran yang satu ini… sudah dibuka sejak sebelum subuh… nggak kebayang yang punya warung pergi kepasarnya sejak jam berapa…

Masih berhubungan dengan penjual sayur, saya sangat terkesan dengan ibu tua yang satu ini, beliau buka lapak tepat didepan gang palapa jalan perintis… jaraknya lumayan jauh dari warung sayur sebelumnya… biasanya pagi2 sekali beliau diantar sebuah motor, saya kurang tahu pasti apakah yang bawa motor itu anaknya atau tukang ojek, tapi biasanya habis nurunin karung berisi sayuran yang akan dijual si ibu, bapak yang bawa motor itu juga membantu si ibu mempersiapkan tempat dagangnya baru kemudian pergi…

3. Nasi Uduk

Dari beberapa penjual nasi uduk yang saya temui di sekitar perintis dan guru mughni ini, warung yang satu inilah yang dibuka paling pagi… salut buat si ibu penjualnya… dagangan beliau sudah lengkap sejak sebelum subuh…

4. Pedagang Nasi Kaki Lima…

Kalau yang satu ini saya sudah maklum… biasanya jika bekerja menjual nasi, maka kegiatan masak memasak sudah dimulai jauh2 sebelum subuh… begitu juga dengan si mas yang satu ini rumah beliau tak jauh dari kosan saya, biasanya ketika saya berangkat menuju masjid, beliau sudah sibuk menanak nasi, goreng ikan, tempe, tahu, dll… dan sapaan sopan serta senyuman penuh semangat selalu diperlihatkan si mas penjual nasi ini… sekitan jam 8 pagi-an biasanya semuanya sudah rapi di dalam gerobak untuk dibawa ketempat biasanya beliau jualan… Namun sayang fotonya buram… jadi nggak ditampilkan…

Beliau-beliau lah yang selalu menjadi semangat saya dalam memulai menjalani hari… dan beliau beliau lah yang selalu mengingatkan saya untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT…

Mengadopsi Ide kompetisi “The Best Job in The World”

Masih ingat dengan kompetisi “The Best Job in The World” ?? yang mana salah satu finalisnya berasal dari indonesia Nila Tanzil… Yaaa… tampaknya Ide Unik dari Departemen Pariwisata Australia ini sangat menyedot perhatian banyak orang di dunia… bagaimana tidak, besarnya hadiah yang dijanjikan serta kegiatan menggiurkan yang ditawarkan membuat ribuan orang mendaftar untuk mendapatkan pekerjaan itu…

Ide ini memang sangat menarik, sebelumnya ide semacam ini juga pernah dikeluarkan oleh Departemen Pariwisata Australia, waktu itu idenya berupa jalan2 keliling australia bersama pasangan dengan menggunakan taksi… ya tidak boleh menggunakan kendaraan lain selain taksi… tetap menarik bukan ??

Tampaknya sebuah perusahaan travel asal Irlandia tertarik untuk mengadopsi ide ini untuk melakukan pengujian penilaian terhadap beberapa tempat tujuan bulan madu di seluruh dunia dengan menggunakan poin khusus… pekerjaan ini dinamakan “Ultimate Job in Ireland”… hanya dengan membawa koper dan paspor, peserta bisa menikmati keindahan dunia bersama dengan pasangannya… Pertanyaannya bagaimana cara mendaftarnya ??

Cukup kunjungi situs RunawayBrideAndGroom.com kemudian langsung daftar… tentunya ini untuk pasangan yang sudah menikah… Bagi yang sudah menikah buruan daftar karena pendaftaran akan ditutup tanggal 7 april nanti…

Masih mengadopsi ide unik dari Departemen Pariwisata Australia ini… Pemerintah Florida menawarkan program kunjungan ke taman nasional selama 67 hari dengan nama “67 Days of Smiles” setiap pasangan yang menang akan mendapatkan USD25.000… lumayan bukan ??

Btw, di Indonesia bakal ada program seperti ini ga yaa ??

sumber : okezone.com