Bulan: Mei 2011

Vietnam [ Day 3 ] UNESCO World Heritage – Halong Bay

Yeaaa… semua antusias dan semua sudah siap dengan camera masing-masing… selesai sarapan kita langsung menuju tujuan utama kita Halong Bay… sekilas tentang Halong Bay… kata tour guide kami, tempat ini ditemukan oleh seorang nelayan sekitar tahun 90-an, tempatnya di sebuah pulau di tengah lautan di dalamnya terdapat goa yang sangat luas yang isinya berbagai macam bebatuan yang memiliki bentuk yang unik dan indah, ada yang berbentuk naga, berbentuk manusia, binatang, dan banyak lagi… pada tahun 1994 halong bay resmi menjadi salah satu UNESCO World Heritage Site… sudah dua kali tempat ini menjadi salah satu dari World 7 Wonders, dan sekarang sedang bersaing dengan Komodo Indonesia untuk menjadi Wolrd 7 Wonders untuk yang ketiga kalinya… dan pada tahun 1997 tempat ini juga pernah menjadi tempat syutingnya film James Bond yang Tomorrow Never Dies…

Menurut tour guide kami, tempat ini sangat luas… jika ingin mengelilingi semuanya, dibutuhkan waktu lebih dari sehari… dan waktu terbaik pergi kesini adalah sore hari… karena ada sebuah bagian dari mulut goa, yang jika sinar matahari tepat diatasnya maka akan terlihat pemandangan yang sangat indah… dia memperlihatkan sebuah foto dari handphonenya yang memperlihatkan bagaimana sinar matahari seperti garis-garis kecil yang melintas dari mulut goa hingga kedasar goa… menakjubkan… katanya kejadian itu hanya bisa dilihat jika mengunjungi halong bay di sore hari…

Hanya beberapa menit dari hotel, sampailah kita di dermaga… dan ruaaameeeenya minta ampun… ternyata banyak banget yang ingin melihat Halong Bay… beruntungnya satu kapal di sewa khusus untuk group kita saja… tidak nyampur dengan rombongan lain… dan jadilah perjalanan itu semakin spesial… seperti biasa semua sudah mengeluarkan kemampuan photography-nya, mau ga mau ke-narsis-an yang sudah berakhir masanya beberapa tahun yang lalu muncul kembali… 😛

Oiya berbarengan dengan kapal kita, ternyata ada seorang penyelundup… dia seorang cewe yang berprofesi sebagai photographer… dia menawarkan jasanya one photo one dollar… yaa kira-kira satu foto 10rb rupiah… sebenarnya ga ada yang berminat untuk difoto olehnya karena sudah pada bawa kamera sendiri, dan bagus-bagus lagi… karena kasihan… beberapa dari kita akhirnya mau di foto…

Semakin dekat semakin terlihat keindahan tempat ini, banyaknya kapal-kapal yang berlayar menuju tempat ini menjadi suatu keindahan tersendiri… dan saya memilih untuk menjadi orang pertama dari kapal kita yang mengijakkan kaki di tempat ini… 😛 lagi-lagi seraya menunggu semuanya keluar dari kapal, kita photo-photo dulu… kemudian ngumpul dan beranjak mendaki menuju goa… inilah repotnya mengkoordinasikan orang… ditengah sedemikian banyaknya pengunjung tempat ini, sebagian dari kita banyak yang terpencar2 ada yang tertinggal karena sibuk dengan photo-photo, sebagian lagi tetap setia mengikuti tour guide dan menikmati penjelasan demi pejelasan tentang hal-hal yang ditemukan didalam goa… mungkin karena sudah dijadikan objek wisata, beberapa objek yang menarik ditempat ini ditambahkan dengan cahaya-cahaya lampu sehingga terlihat lebih hidup, ada juga di tambahkan ari mancur buatan sehingga menjadi kelihatan lebih adem…

Berjam-jam menikmati indahnya goa Halong Bay, akhirnya sampai juga kita di penghujung goa… dan dari pintu keluar Goa, terlihat pemandangan yang sangat indah… kumpulan kapal-kapal yang menepi… ditambah bukit bukit yang berjajar… serta langit yang sudah mulai bersahabat… Hmm pemandangan yang luar biasa… sambil menunggu teman2 yang masih didalam goa, kita lanjutkan dengan kegiatan photo-photo… disini juga ada yang jual berbagai macam souvenir… tapi harganya jauh lebih mahal… setelah semua ngumpul kita kembali ke kapal…

Berlayar menuju pulang, kita mampir dulu ke perkampungan nelayan di sekitar objek wisata ini… yaa yang namanya kampung nelayan, berarti mereka sehari-hari tinggal disini, rumahnya terapung, kegiatan sehari-hari berhubungan dengan memelihara ikan… jual beli kebutuhan sehari-hari menggunakan perahu kecil… yang mencolok disini, ternyata ada bank-nya juga loh… saya ga tahu bagaimana anak-anaknya bersekolah, karena lumayan jauh dari daratan… mungkin satu pepatah yang cocok untuk orang yang tinggal disini adalah “Mangan ora mangan asal ngumpul”… Ooiya… kalau ada yang berminat untuk beli ikan disini, bisa dimasakkan nanti dikapal…

Dari kampung nelayan kami menuju ke dermaga lagi, Cuma jalur yang dipilih adalah melewati celah-celah antara dua bukit… sehingga perjalanan tetap seru… tak lama kemudian kami dihidangkan makanan sea food yang di masak langsung di kapalnya… semuanya ludess… mungkin karena pada kelaparan kali yaaa… diperjalan pulang ini kami juga diperlihatkan dengan “The Kissing Rocks” yaitu dua buah batu besar yang berbentuk sedang berciuman… ternyata kedua batu itulah yang dijadikan logo Halong bay…

Iklan

Vietnam [ Day 3 ] Jalan-Jalan Pagi di Halong

Again, tak ingin mensia-siakan waktu luang, sehabis subuh dan mandi pagi, saya kembali berkeliling-keliling sekitar Mithrin Hotel Halong, tapi kali ini tidak bersama Mas Azis, beliau kecapek-an sehabis pulang dari Halong Night Market semalam…

Hmm… seperti biasa udara pagi itu memang segar, bersih dan dingin… semakin membuat saya bersemangat untuk memulai hari… pertama kali saya berjalan menuju tepi pantai yang sejak kemaren malam sangat menggoda untuk dikunjungi jika dilihat dari jendela hotel… sebagai informasi di kawasan Mithrin Hotel ini sedang banyak pembangunan hotel-hotel… yaaa dikarenakan jarak yang tidak jauh dari objek wisata Halong Bay, yang sudah dua kali masuk dalam World 7 Wonders nya UNESCO, membuat tempat ini ramai sekali dikunjungi turis… jarak yang jauh dari ibukota Vietnam, Hanoi, mau ga mau jika ingin mengujungi Wisata Halong Bay harus menginap dulu di Halong… sehingga bisnis Hotel/Penginapan laris manis disini…

Pantai di hadapan Hotel ini belum terawat dengan baik, mungkin jika pembangunan hotel-hotel disekitar sini sudah selesai, barangkali pantainya akan lebih terawat… kemudian saya lanjut ke daerah di belakang hotel, ternyata disana banyak ditemukan rumah-rumah penduduk, banyak tempat usaha juga disana, tapi yang paling mencolok adalah banyaknya tempat-tempat untuk massage seperti yang dikunjungi teman-teman seperjalanan saya semalam… mungkin saking terkenalnya massage vietnam, peminatnya juga banyak… kata teman saya yang semalam kesana, yang ngantri untuk di massage saja puluhan orang… beruntung mereka sudah reservasi dulu sebelum datang, sehingga bisa dapat di massage duluan… katanya sih kalau enak ga enaknya di massage tergantung orang yang mijat-nya kalo dapat yang ahlinya ya enak… tapi kalo dapatnya yang kurang jago, dapatnya cuma sakit-sakit doank… tetapi katanya yang membuat berbeda dengan massage-massage yang ada di indonesia adalah cara mereka memijat, katanya memang rada unik…

Lanjut jalan-jalan saya menemukan sebuah pasar tradisional vietnam… Hmm penasaran, langsung saya masuk untuk melihat-lihat seperti apa pasar tradisional vietnam, tidak jauh berbeda dengan pasar tradisional di indonesia, disini juga banyak kios-kios, lapak-lapak yang jual daging, sayuran, buah-buahan, ikan, dan banyak lagi… satu yang menarik adalah disana ada satu kios tempat pembuatan tahu sampai mulai dari masih berbentuk kedelai, diolah, di cetak sampai siap untuk dijual… terus terang ini pertama kaliknya saya melihat cara pembuatan tahu, selama ini yang ada dipasar adalah tahu yang sudah jadi, tidak tahu cara pembuatannya.

Sebenarnya disekitar sini juga banyak yang berjualan souvenir-souvenir khas vietnam, tetapi berhubung masih pagi, tokonya masih belum dibuka… dan berhubung sudah jam 7 pagi, saya kembali ke hotel untuk sarapan, check out dan lanjut ke tujuan utama Halong Bay…

Vietnam [Day 2] On the Way to Halong and Halong Night Market

Keluar dari Literature Temple kita akan langsung menuju Halong… tetapi sebelumnya kita makan siang dulu di Thang Long Vietnamese Cuisine… menunya lumayan enak… Cuma menunggunya yang agak lama, karena penuh… Beruntungnya di pinggir restoran ini ada tempat menjual souvenir-souvenir khas Vietnam… jadilah waktu menunggu di habiskan dengan belanja-belanja… 🙂

Setelah perut terisi barulah perjalanan ke Halong dilanjutkan dan ternyata perjalanan dari Hanoi menuju Halong ini menghabiskan waktu kurang lebih 4 jam menggunakan Bus… Hmm… kira-kira garing ga yaah 4 jam cuma duduk doank… ?? Ternyata tidaaak… apa saja kegiatan menghabiskan waktu 4 jam itu ??

  • Berhubung sesama peserta tour masih belum kenal satu dengan yang lainnya… maka dilakukanlah perkenalan… satu-satu kedepan memperkenalkan diri… dan seperti biasa, acara seperti ini jadi rame, heboh dan seru… dampaknya pun juga bagus… kami jadi lebih dekat satu sama lain… gap yang sebelumnya masih ada, seakan rubuh setelah acara perkenalan ini… Thanks to our tour guide for the brilliant idea…
  • Dari sekian banyak Film yang di tawarkan, entah kenapa akhirnya yang dipilih adalah Serial NIKITA… sepertinya karena cover-nya… dan ternyata film ini sangat seru… bahkan bisa bikin melek terus sampai Halong… sampai-sampai berhubung film nya serial jadi episode-nya banyak… ga habis di tonton sampai kita mau meninggalkan Vietnam… berhubung masih bikin penasaran, sampai di Jakarta mencari film ini menjadi urutan pertama dalam list to do … 😛
  • Untuk saya pribadi, perjalanan 4 jam ini tetap harus berkesan… jadi saya sudah mengumpulkan list yang harus saya lihat selama perjalanan menuju Halong… Adakah terlihat masjid selama perjalanan ini ?? walaupun saya tahu populasi muslim di Vietnam cuma nol koma nol nol sekian persen… 🙂 Seperti apa Iklan Operator Selular yang ada di jalanan Vietnam ?? Apakah seheboh yang ada di Indonesia ?? Apakah ada tempat mencuci mobil ?? karena Mobil yang bebas dari debu itu hampir tidak ditemukan di Vietnam… bahkan debu yang menempel di mobil ketebalannya sudah dalam hitungan centimeter sepertinya… saking parahnya… dan banyak lagi list yang ingin saya lihat seperti Pom bensin nya bagus tidak, apakah ada jalan tol juga ?? apakah ada semacam Mall/Plaza ?? desain kebanyakan rumah di Vietnam seperti apa… ?? behaviour orang-orangnya seperti apa ?? kalaulah saya punya uang banyak dan disuruh buka usaha di Vietnam, kira-kira usaha apa yang Pas ?? pokoknya perjalanan 4 jam ini tidak boleh menjadi perjalanan yang membosankan… 🙂  beruntungnya, saya duduk di kursi paling belakang dekat kaca, yang tempat duduknya ditinggikan, sehingga menjadi posisi yang pas untuk menemukan jawaban dari list pertanyaan yang sudah saya kumpulkan… 😛
  • Sepanjang perjalanan ini kita juga mampir ke beberapa tempat, seperti pusat pembuatan kerajinan Vietnam… kerajinan khas Vietnam adalah lukisan yang dibuat dengan menjahit… dan itu dilakukan manual… Hasilnya memang bagus, tetapi harganya itu loooh… muaaahaaaal… kita juga mampir ke tempat penjualan Mutiara di Halong… yaa Halong memang terkenal dengan mutiaranya… Mutiara sudah dalam bentuk perhiasan jadi… bagus-bagus sih, cuma untuk ukuran saya itu tergolong Muaaahaaal…

Sebelum menuju Hotel, sesampainya di Halong kita makan malam dulu di Nha Hang Ha Long… Kali ini menunya seafood… dan semuanya habis tak bersisa… 🙂 diperjalanan menuju Hotel, tour guidenya menawarkan apakah ada yang ingin mencoba massage Vietnam… Yaa… selain kopi, mutiara, Vietnam terkenal dengan massage-nya… dan hampir separoh peserta tour ikut mencoba massage Vietnam… Naah kami yang tidak ikut memutuskan untuk pergi mengunjungi Night Market-nya Halong… dari hotel kami pesan taksi… beruntungnya taksi di Vietnam banyak mobil innova… jadi bisa muat banyak orang juga… 🙂

Halong Night Market ini memang menjual souvenir-souvenir yang di khususkan untuk turis yang datang kesana… di banding tempat lain, harga souvenir disini agak lebih murah, akan tetapi jika jago nawar akan dapat harga yang lebih murah lagi… Naah kita semua disini terkendala dengan bahasa… rata2 penjualnya tidak bisa berbahasa inggris jadi yang bermain disini adalah bahasa kalkulator… 😛 dan bagi saya pribadi, disini saya harus bisa membuktikan bahwa orang minang jago nawar… 🙂 sampai-sampai saya dimarahi, karena nawarnya terlalu kejam… tapi ujung2nya dia mau juga… hahahaha… darah minang saya memang cihuuy… setelah beberapa kali tawar menawar saya menyimpulkan lebih enak belanja kalo yang jualnya tidak mengerti bahasa inggris… dia lebih gampang putus asa dan mengalah… 😛 kalo yang bisa bahasa inggris, dia malah ga mau nurunin harga… 😦 Setelah di compare dengan teman-teman lainnya, terbukti kalo saya dapat dengan harga yang lebih murah… walaupun cuma beda 1000 – 3000 dong doank, tapi lumayan kan… 🙂

Oiya sebagai informasi, ternyata Vietnam juga memiliki tempat wisata tepi pantai mirip Sentosa di Singapura, cuma katanya lebih kecil… namanya Vinpearl land Nha Trang, posisinya tidak terlalu jauh dari Halong… di Vinpearl land Nha Trang inilah pernah diadakan Kontes Pemilihan Miss Universe tahun 2008… tapi sayang kita tidak mampir kesana… hanya melihat dari jauh saja…

Vietnam [ Day 2 ] Ho Chi Minh Mausoleum, House on Stilt, One Pillar Pagoda, Ho Chi Minh Museum, Literature Temple

Ho Chi Minh Mausoleum, House on Stilt, One Pillar Pagoda dan Ho Chi Minh Museum berada dalam satu kawasan… sedangkan Literature Temple beda kawasan tetapi tidak terlalu jauh… semuanya ada di kota Ho Chi Minh yang merupakan kota termaju di vietnam… tata kotanya juga bagus… trotoarnya lebar… jika dibandingkan dengan trotoar yang ada di jakarta, lebih bagus disini… 🙂

Apakah sudah tahu Ho Chi Minh itu apa ?? ternyata Ho Chi Minh itu adalah nama presiden pertama Vietnam… dia sangat di puja oleh seluruh rakyat Vietnam… mirip dengan Soekarno di Indonesia, Ho Chi Minh merupakan tokoh utama dalam perjuangan kemerdekaan vietnam… lahir dari keluarga yang cukup berada… Ho Chi Minh sangat pintar, menguasai 10 bahasa, dan sangat peduli dengan penderitaan rakyat Vietnam waktu di jajah prancis… Lewat tulisannya di salah satu surat kabar ternama di eropa, Ho Chi Minh menyuarakan kepada dunia bagaimana penderitaan rakyat vietnam sewaktu di jajah prancis… dia juga aktif belajar ke beberapa negara di eropa dan asia… dan paham komunis yang ada di vietnam banyak terpengaruhi oleh China…

Ho Chi Minh sendiri tidak menikah dan tidak punya anak… yang menjadikan kenapa dia sangat di agung-agungkan rakyat vietnam adalah sedemikian besar perjuangannya untuk rakyat vietnam, baik sebelum maupun setelah dia jadi presiden sampai dia meninggal, dia tidak mengambil harta rakyatnya sedikitpun… mungkin dialah satu-satunya pemimpin dunia yang mengorbankan segalanya demi negaranya dan tidak mengambil sedikitpun dari negaranya untuk keperluan pribadi maupun keluarganya… Hmm… Salut !!!

Naaah… karena sangat di puja-puja itu, ketika meninggal, Raga Ho Chi Minh tidak dikuburkan atau di bakar… akan tetapi diawetkan… mirip firaun kali yaaa… 😛 dan Ho Chi Minh Mausoleum, tempat yang akan kita kunjungi ini adalah tempat Raga Ho Chi Minh yang di awetkan tersebut… Hmmm… jarang-jarang lihat langsung perawakan salah satu tokoh ternama didunia… sebagai informasi, Ho Chi Minh Mausoleum tutup di hari senin dan jum’at… dan dibukanya hanya dari jam 8 pagi sampai jam 11 pagi… dan yang ngantri banyak banget… hampir seluruh sekolahan punya agenda untuk mengunjungi Ho Chi Minh Mausoleum… dengan harapan siswanya bisa seperti Ho Chi Minh… mirip kayak brainwash gitu yaaah… 😛

No Camera, No Picture… jadi semua kamera di kumpulkan… berbaris rapi, tangan ga boleh kebelakang, jalan ga boleh berhenti… *saya di tegur gara-gara tangan di kebelakangin dan sempat berhenti pas liat raganya Pak Ho Chi Minh 😛 *  Surprise!!! Ternyata tokoh yang di agung-agung kan se antero vietnam ini ternyata jenggotnya panjang… dan terlihat sangat berwibawa… tubuhnya tertidur di dalam sebuah kotak kaca… setengah badan ke bawah ditutupi selimut, rambut dan jenggotnya sudah memutih, kulitnya yang kalau dilihat di google agak gelap, tetapi disini sudah jadi putih… dan terlihat jelas memang seperti seorang pemimpin yang berwibawa…

Selanjutnya kita menuju House on Stilt… yaitu rumah seperti rumah panggung yang ada di indonesia… tetapi istimewanya House on Stilt yang satu ini merupakan rumah yang di tinggali oleh Pak Ho Chi Minh sampai beliau meninggal dunia… tempatnya tidak jauh dari kediaman beliau sebelumnya… didepannya ada kolam yang dipinggir kolam itu banyak terdapat pohon budha yaitu pohon yang akarnya muncul kepermukaan dan berbentuk seperti patung budha…

Dari House on Stilt lanjut ke One Pillar Pagoda yang berarti sebuah pagoda berdiri diatas satu pilar ditengah sebuah kolam… tetapi walaupun namanya keren… setelah dilihat agak biasa saja… katanya sih banyak yang datang ke tempat ini untuk berdoa agar diberikan anak laki-laki… 😛

Kemudian perjalanan lanjut Ho Chi Minh Museum… museum ini berisi sejarah perjuangan Pak Ho Chi Minh dalam memperoleh kemerdekaan Vietnam… dan cerita tentang pak Ho Chi Minh yang saya tulis sebelumnya diperoleh selama mengunjungi museum ini…

Keluar dari Ho Chi Minh Museum kita langsung kembali ke bus dan lanjut menuju Literature Temple yang merupakan cikal bakal Universitas pertama di Vietnam… pernah melihat salah satu pecahan mata uang dong vietnam… ada gambar Gerbang Literature Temple… katanya sih tempat ini merupakan universitas untuk kalangan orang-orang berpengaruh selama vietnam di jajah… hanya orang-orang tertentu saja yang bisa kuliah disini… lucunya setelah lulus ijasahnya berupa batu, semacam prasasti gitu… dan ijasah itu hanya satu buah untuk satu angkatan… jadi dibatu itu, nama-nama satu angkatan yang lulus dituliskan… lucunya batu prasasti itu dibagian dibagian bawahnya adalah kura-kura… katanya alasannya adalah karena kura-kura umurnya panjang dan begitu juga dengan ilmu pengetahuan akan hidup dalam waktu yang panjang…

Setelah Ho Chi Minh berkuasa, tempat ini ditutup… dan sampai sekarang tempat ini masih sering di kunjungi karena merupakan cikal bakal Universitas pertama di Vietnam… Literature Temple ini banyak dikunjungi kalau sudah masuk musim ujian akhir… banyak yang berdo’a kesini… disini juga banyak dijual pernak pernik yang berhubungan dengan dunia pendidikan… saya juga beli beberapa sebagai hadiah untuk 6 orang ponakan saya… mudah2an mereka bisa tumbuh menjadi pemburu ilmu pengetahuan hingga melintasi berbagai penjuru dunia… 🙂

Dari Literature Temple, kita langsung menuju Halong… ini dia tujuan utama perjalan ini… mengunjungi Halong Bay… yang sudah 2 kali masuk dalam tujuh keajaiban dunia versi UNICEF dan saat ini sedang bersaing dengan Komodo-nya Indonesia untuk masuk menjadi tujuh keajaiban dunia untuk ketiga kalinya…

Vietnam [ Cerita Lucu ] Bus Driver

Seorang teman bercerita pada saya… asli ceritanya bikin saya ngakak ga berhenti untuk beberapa saat… jadi sewaktu habis sarapan, beliau kembali ke kamar untuk beres2 sebelum check out… naah sewaktu di lift berbarengan dengan seorang bule dan istrinya… dan terjadilah sebuah percakapan :

Bule            : Are you a Bus Driver??
Teman Saya : Heh ??
Istri Bule      : Bus Driver /*diperjelas dengan memperagakan orang lagi nyetir… kekekeke*/

Teman saya langsung mikir… Kok bisa-bisanya dia menyangka kalo aku ini sopir buss ?? apa dia tahu kalo aku orang batak ?? tapi mana ada orang batak jadi sopir di Vietnam ?? kalo di Jakarta sih iyaaa… hahahahaha…

Sesampainya dikamar teman saya langsung masuk kamar mandi dan ngaca… masih dengan pertanyaan yang sama… Kok bisa-bisanya orang itu bilang saya ini sopir bus ?? walaupun batak asli, perasaan tampang ga mirip2 amat sama sopir buss… kekekekeke

Ato mungkin dia ngelihat aku sarapan nambah mulu kali yaa… bolak balik terus… nambah lagi… udah kayak cara makannya sopir buss… makanya pas di lift disangkanya sopir buss… kekekeke…

Saya yang diceritain ngakak ga berhenti2… besok besoknya waktu sarapan teman saya ini berpenampilan berbeda… lebih gaya pake celana pendek… setelah saya tanya… jawabnya… biar ga disangka sopir bus lagi… kekekekekeke…

Vietnam [ Day 2 ] Jalan-Jalan Pagi di Hanoi…

Sesuai keinginan saya untuk memanfaatkan waktu luang sebaik mungkin, habis sholat subuh saya ajak Mas Azis teman sekamar saya untuk jalan keliling-keliling daerah di sekitar hotel… berhubung jam 07.30 sudah harus sarapan… habis sarapan langsung check out… kami memutuskan untuk mandi terlebih dahulu baru jalan-jalan…

Walaupun bukan hari libur banyak juga kami temui orangVietnamyang olah raga pagi… bahkan ketika kami sampai pada sebuah taman, kami menemukan banyak orangVietnamyang lagi olah raga disana… ada senam lansia, ada yang main badminton… ada yang joget2 ga jelas ngikutin musik yang ga jelas juga… :p

Yang parah disini adalah tatanan kabel listriknya… sangat semerawut… sangat jauh jika dibandingkan dengan mega kuningan… ga ada ditemukan kabel listrik… /*ya iyalah… kabelnya dibawah tanah… */ dan yang kurang enak dipandang adalah… ada yang jualan daging babi dipinggir jalan… bayangkan babi utuh di kuliti, di potong2 dagingnya… semuanya dilakukan di emperan trotoar… hihihihihi… mungkin saya saja yang tidak terbiasa dengan pemadangan seperti itu… kalo yang dijual sayuran mah… di guru mugni juga banyak…

Balik ke hotel kita langsung menuju tempat sarapan… kalo di hotel ini menunya lumayan enak… beda jauh laah sama yang dimakan semalam… habis makan langsung checkout menuju tujuan berikutnya…

Vietnam [ Day 1 ] West Lake, Ethnology Museum

Dalam perjalanan menginggalkan bandara… Jhoni sang tour guide kita menjelaskan secara singkat tentangVietnam, dia menjelaskan apa saja yang kita lihat selama perjalanan, tempat-tempat apa saja yang akan kita kunjungi di Vietnam… dimana kita menginap, pokoknya lengkap deh…  kemudian dia berkata ada satu orang indonesia yang sangat terkenal diVietnam… apakah kalian kenal dengan Ciputra ?? yaaaa… serempak kami menjawab… Gedung bertingkat yang sedang dibangun di sebelah kiri anda adalah apartment yang dibuat oleh Ciputra… Hmmm… walaupun tak ada hubungan darah dengan pak ciputra… saya turut bangga dengan kiprah beliau yang sampai ke Negara tetangga…

Tujuan pertama kita adalah Maaaakaaaan di Bang Lang Restaurant… seperti apakah rasanya makananVietnam… ??? Mari kita cobaa… Hmmm… menurut pendapat saya, makananVietnamhampir mirip dengan makananIndonesia… Cuma rada kurang asin saja… yang pertama kali di hidangkan adalah Sop khas Vietnam… isinya mie agak gede-gede mirip mie pangsit tapi warnanya putih, dikasih daging [katanya sih daging sapi] kuahnya bening… tapi enak-enak aja tuh… 🙂 kirain bakal hambar… :p

Habis makan kita menuju ke West Lake… menurut saya WestLake ini biasa saja… Danau Singkarak di tempat saya jauh lebih bagus dari West Lake ini… tapi apa mau dikata, itulah salah satu tujuan wisata kita disini… agak sedikit beruntung, di sekitar west lake ini ada sebuah Pagoda bernama Tran Quoc Pagoda… /*kalo yang ini memang ga ad adi danau singkarak… 🙂 */

Dari West Lake kita menuju ke Ethnology Museum yang berisi berbagai macam ras yang ada di Vietnam… berbagai macam benda pusakanya di pajang disini… kalo menurut saya pribadi Taman Mini jauh lebih bagus untuk memperlihatkan berbagai suku-suku yang ada di Indonesia… Tapi Not bad laaaah…

Perjalanan dilanjutkan menuju Hotel… Naah berhubung teman sekamar saya ketinggalan diJakarta… 😛 akhirnya diganti dengan Mas Azis… kebetulan sebelumnya beliau memang ga ada temannya…

Di hotel kita Cuma diminta untuk menaro koper doank… langsung pergi lagi untuk makan malam… dan makan malam inilah yang merupakan makan malam yang paling berkesan bagi tiap peserta… sampai-sampai masih dibahas hinggaJakarta…

Tak satupun makanan yang enak di rumah makan ini… menu yang lumayan enak cuma telor dadar doank… selebihnya hancuuuurrrr… Menu pertama yang dihidangkan adalah bubur dari labu… ada yang berkomentar… “ini toh rasanya bubur labu… gak enak banget… pantesan anak gua selama ini ga mau ngabisin makanannya… kasihan… kayaknya dia tersiksa waktu dikasih makan bubur labu tiap hari…” Menu berikutnya yang datang adalah sayuran… dari bentuknya mirip karet gelang… setelah dicobain rasanya pahit, aneh… setelah berdiskusi hebat ternyata itu adalah jantung pisang… kekekeke… sampai-sampai ada yang nyeletuk *mulai saat ini saya akan menghargai setiap sayur yang di buat oleh istri saya…* saking traumanya makan sayur karet gelang… kekekeke…

Perjalanan hari pertama ditutup dengan kembali ke hotel… pengennya mau jalan keluar, berhubung sudah capek dan toko-toko juga sudah pada tutup… akhirnya diputuskan untuk istirahat saja di hotel…

Sejauh ini yang berkesan dari vietnam adalah Banana Blomsoom (Sayur Karet Gelang) 🙂 🙂