Vietnam [Day 2] On the Way to Halong and Halong Night Market

Keluar dari Literature Temple kita akan langsung menuju Halong… tetapi sebelumnya kita makan siang dulu di Thang Long Vietnamese Cuisine… menunya lumayan enak… Cuma menunggunya yang agak lama, karena penuh… Beruntungnya di pinggir restoran ini ada tempat menjual souvenir-souvenir khas Vietnam… jadilah waktu menunggu di habiskan dengan belanja-belanja… 🙂

Setelah perut terisi barulah perjalanan ke Halong dilanjutkan dan ternyata perjalanan dari Hanoi menuju Halong ini menghabiskan waktu kurang lebih 4 jam menggunakan Bus… Hmm… kira-kira garing ga yaah 4 jam cuma duduk doank… ?? Ternyata tidaaak… apa saja kegiatan menghabiskan waktu 4 jam itu ??

  • Berhubung sesama peserta tour masih belum kenal satu dengan yang lainnya… maka dilakukanlah perkenalan… satu-satu kedepan memperkenalkan diri… dan seperti biasa, acara seperti ini jadi rame, heboh dan seru… dampaknya pun juga bagus… kami jadi lebih dekat satu sama lain… gap yang sebelumnya masih ada, seakan rubuh setelah acara perkenalan ini… Thanks to our tour guide for the brilliant idea…
  • Dari sekian banyak Film yang di tawarkan, entah kenapa akhirnya yang dipilih adalah Serial NIKITA… sepertinya karena cover-nya… dan ternyata film ini sangat seru… bahkan bisa bikin melek terus sampai Halong… sampai-sampai berhubung film nya serial jadi episode-nya banyak… ga habis di tonton sampai kita mau meninggalkan Vietnam… berhubung masih bikin penasaran, sampai di Jakarta mencari film ini menjadi urutan pertama dalam list to do … 😛
  • Untuk saya pribadi, perjalanan 4 jam ini tetap harus berkesan… jadi saya sudah mengumpulkan list yang harus saya lihat selama perjalanan menuju Halong… Adakah terlihat masjid selama perjalanan ini ?? walaupun saya tahu populasi muslim di Vietnam cuma nol koma nol nol sekian persen… 🙂 Seperti apa Iklan Operator Selular yang ada di jalanan Vietnam ?? Apakah seheboh yang ada di Indonesia ?? Apakah ada tempat mencuci mobil ?? karena Mobil yang bebas dari debu itu hampir tidak ditemukan di Vietnam… bahkan debu yang menempel di mobil ketebalannya sudah dalam hitungan centimeter sepertinya… saking parahnya… dan banyak lagi list yang ingin saya lihat seperti Pom bensin nya bagus tidak, apakah ada jalan tol juga ?? apakah ada semacam Mall/Plaza ?? desain kebanyakan rumah di Vietnam seperti apa… ?? behaviour orang-orangnya seperti apa ?? kalaulah saya punya uang banyak dan disuruh buka usaha di Vietnam, kira-kira usaha apa yang Pas ?? pokoknya perjalanan 4 jam ini tidak boleh menjadi perjalanan yang membosankan… 🙂  beruntungnya, saya duduk di kursi paling belakang dekat kaca, yang tempat duduknya ditinggikan, sehingga menjadi posisi yang pas untuk menemukan jawaban dari list pertanyaan yang sudah saya kumpulkan… 😛
  • Sepanjang perjalanan ini kita juga mampir ke beberapa tempat, seperti pusat pembuatan kerajinan Vietnam… kerajinan khas Vietnam adalah lukisan yang dibuat dengan menjahit… dan itu dilakukan manual… Hasilnya memang bagus, tetapi harganya itu loooh… muaaahaaaal… kita juga mampir ke tempat penjualan Mutiara di Halong… yaa Halong memang terkenal dengan mutiaranya… Mutiara sudah dalam bentuk perhiasan jadi… bagus-bagus sih, cuma untuk ukuran saya itu tergolong Muaaahaaal…

Sebelum menuju Hotel, sesampainya di Halong kita makan malam dulu di Nha Hang Ha Long… Kali ini menunya seafood… dan semuanya habis tak bersisa… 🙂 diperjalanan menuju Hotel, tour guidenya menawarkan apakah ada yang ingin mencoba massage Vietnam… Yaa… selain kopi, mutiara, Vietnam terkenal dengan massage-nya… dan hampir separoh peserta tour ikut mencoba massage Vietnam… Naah kami yang tidak ikut memutuskan untuk pergi mengunjungi Night Market-nya Halong… dari hotel kami pesan taksi… beruntungnya taksi di Vietnam banyak mobil innova… jadi bisa muat banyak orang juga… 🙂

Halong Night Market ini memang menjual souvenir-souvenir yang di khususkan untuk turis yang datang kesana… di banding tempat lain, harga souvenir disini agak lebih murah, akan tetapi jika jago nawar akan dapat harga yang lebih murah lagi… Naah kita semua disini terkendala dengan bahasa… rata2 penjualnya tidak bisa berbahasa inggris jadi yang bermain disini adalah bahasa kalkulator… 😛 dan bagi saya pribadi, disini saya harus bisa membuktikan bahwa orang minang jago nawar… 🙂 sampai-sampai saya dimarahi, karena nawarnya terlalu kejam… tapi ujung2nya dia mau juga… hahahaha… darah minang saya memang cihuuy… setelah beberapa kali tawar menawar saya menyimpulkan lebih enak belanja kalo yang jualnya tidak mengerti bahasa inggris… dia lebih gampang putus asa dan mengalah… 😛 kalo yang bisa bahasa inggris, dia malah ga mau nurunin harga… 😦 Setelah di compare dengan teman-teman lainnya, terbukti kalo saya dapat dengan harga yang lebih murah… walaupun cuma beda 1000 – 3000 dong doank, tapi lumayan kan… 🙂

Oiya sebagai informasi, ternyata Vietnam juga memiliki tempat wisata tepi pantai mirip Sentosa di Singapura, cuma katanya lebih kecil… namanya Vinpearl land Nha Trang, posisinya tidak terlalu jauh dari Halong… di Vinpearl land Nha Trang inilah pernah diadakan Kontes Pemilihan Miss Universe tahun 2008… tapi sayang kita tidak mampir kesana… hanya melihat dari jauh saja…

Iklan

2 comments

  1. I don’t know exactly, because in our trip, we request halal food to our tour guide… if you go to Vietnam better for you to find sea food… it’s more save for a Muslim 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s